Postingan

Menampilkan postingan dengan label fiqih

Urgensi Dalam Mempelajari Ilmu Fiqh.

Gambar
Tanggungan seorang Ahli Fiqh itu sangat berat sekali. Disamping menjawab beragam problematika umat yang bermacam-macam jenisnya, juga menanggung semua jawaban itu. Belum lagi mencari refrensi dari jawaban yang diberikannya.  Apalagi, Fiqh sendiri ilmu yang kasus masalahnya tidak akan ada habisnya dan tidak ada ujungnya. Satu kasus masalah Fiqh, jika sudah ada sedikit perbedaan dengan kasus masalah yang lain, mungkin hukumnya sudah berbeda. Itulah mengapa, banyak yang mengatakan bahwa Fiqh adalah ilmu yang paling sulit dipelajari.  Syekh Musthafa Abdunnabi pernah berkata : “Orang banyak yang mengira, bahwa ilmu Fiqh itu lebih mudah dari pada ilmu manthiq. Padahal, kenyatannya sebaliknya. Manthiq itu lebih mudah dibanding Fiqh. Karena, masalah-masalah di dalam Manthiq itu terbatas. Jika kau pahami dan pelajari semua masalah itu, maka engkau sudah dianggap mempelajari seluruh masalah dalam Manthiq. Tapi Fiqh? Tidak seperti itu. Masail yang ada didalam Fiqh sangat tidak ada ujungn...

ADAB MUSYAWARAH

Gambar
  ADAB MUSYAWARAH Musyawarah artinya berembug, musyawarah agama adalah berkumpul untuk memikirkan agama agar terwujud dalam din sendiri dan diri setiap orang Islam. Maksud musyawarah adalah untuk menyatukan   hati, menyatukan pikir dan menyatukan gerak agar hidayah Allah curahkan untuk seluruh Umat Islam. Adab-adabnya sebagai berikut: 1. Musyawarah dipimpin oleh seorang amir (Pemimpin Musyawarah), sebaik-baik amir musyawarah adalah amir jama'ah. 2. Jika perlu, amir (atau yang diputus) memberikan ceramah singkat   untuk membentuk pikir para peserta musyawarah tentang arti, maksud dan rujuan musyawarah, serta timbulnya semangat   pada setiap peserta musyawarah. 3. Tidak ada doa khusus untuk musyawarah, tetapi hendaknya masing-masing berdoa: اللهم أَلْهِمْنَا مَرَاشِدَ أمورنَا وَأَعِذْنَا مِنْ شُرُورِ انفُسِنا ومن سيئات أعْمَالِنَا Ya Allah! Berilah kami ilham kepada jalan lurus pada urusan kami   dan lindungilah kami dari keburukan diri kami sendir...

10 KEUTAMAAN DATANG KE MASJID UNTUK SHOLAT BERJAMAAH, PAHALANYA LUAR BIASA BESAR!

Gambar
  10 Keutamaan Datang ke Masjid untuk Sholat Berjamaah, Pahalanya Luar Biasa Besar! KEUTAMAAN datang ke masjid untuk sholat berjamaah akan dijelaskan dalam artikel berikut. Menunaikan sholat berjamaah diketahui lebih jauh berharga dibandingkan sendiri atau munfarid. Terutama bagi kaum Adam yang sangat dianjurkan melaksanakan ibadah secara bersama-sama. Hal ini dikarenakan salah satu kebiasaan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, para sahabat, dan juga ulama salaf serta kiai-kiai adalah sholat berjamaah. Lantas, apa saja keutamaan datang ke masjid untuk sholat? Berikut ulasannya : 1. Berjalan menuju masjid mendapatkan pahala Dimulai dari niat saja, Anda sudah mendapatkan pahala. Bahkan langkah menuju ke masjid ini pun dihitung sebagai ganjaran kebaikan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Adapun pahala yang didapatkan dari setiap satu langkah kaki menuju masjid adalah satu pahala, dinaikkan satu derajat, dan dihapus satu dosanya oleh Allah Ta'ala. Sebagaimana diterangka...
Gambar
  Sholat Subuh adalah salah satu sholat wajib yang memiliki banyak keutamaan, terlebih jika dilakukan secara berjama’ah di masjid. Rasulullah ﷺ sangat menganjur-kan umatnya untuk menjaga sholat Subuh berjama’ah di masjid karena di dalamnya terdapat banyak fadhilah atau keutamaan yang luar biasa. Diantara keutamaan sholat Subuh berjama’ah di masjid adalah : 1.    Dilindungi oleh Allah Salah satu keutamaan besar dari sholat Subuh berjama’ah adalah mendapatkan perlindungan dari Allah sepanjang hari. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda: مَن صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهو في ذِمَّةِ اللهِ "Barang siapa yang melaksanakan sholat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah." (HR. Muslim No. 163) Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang menjaga sholat Subuh akan mendapatkan penjagaan khusus dari Allah dari segala keburukan baik di dunia maupun di akhirat. 2.    Lebih Baik dari Dunia dan Isinya Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa pahala dua rakaat sh...

LAFAL NIAT PUASA SYAWAL DAN KEUTAMAANNYA

Gambar
  Puasa Syawal adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani ibadah puasa Ramadhan. Puasa ini dilakukan selama enam hari pada bulan Syawal, yang dimulai sehari setelah Hari Raya Idul Fitri.  Selain sebagai bentuk ibadah yang dianjurkan, puasa Syawal juga memiliki keutamaan yang besar dalam ajaran Islam. Dalam melaksanakan puasa Syawal, lafal niat memegang peranan penting sebagai manifestasi kesungguhan hati dalam menjalankan ibadah. Sementara keutamaannya menjadi pendorong bagi umat Islam untuk melaksanakannya dengan penuh keyakinan dan semangat. Rasulullah saw telah menjelaskan dalam haditsnya bahwa orang yang berpuasa Ramadhan kemudian disambung dengan puasa enam hari Syawal, maka akan memperoleh pahala senilai puasa satu tahun.    Rasulullah saw bersabda: Baca Juga 10 Keutamaan Silaturahim saat Lebaran, Penting Diketahui   مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ ا...

USAI LEBARAN, QADHA PUASA RAMADHAN ATAU PUASA SYAWAL DULU?

Gambar
  Puasa enam hari di bulan Syawal sudah diketahui keutamaannya, yaitu pahalanya sama dengan berpuasa selama satu tahun. Namun setelah lebaran Idul Fitri, mungkin masih banyak yang bertanya-tanya, lebih baik mendahulukan mengganti (qadha) puasa Ramadhan atau melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal? Di satu sisi ingin segera melaksanakan puasa Syawal, mengingat keutamaannya yang sangat besar. Di sisi lain, ada utang puasa Ramadhan yang harus ditunaikan, dan hukumnya adalah wajib.    Anjuran puasa enam hari di bulan Syawal terdapat dalam salah satu hadits Rasulullah saw dalam riwayat Imam Muslim, yaitu:   مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ اَلدَّهْرِ    Artinya: Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh (HR Muslim).   Adapun kewajiban mengganti puasa Ramadhan yang pernah ditinggalkan sebagaimana firman Allah sw...

6 PERISTIWA PENTING PADA BULAN SYAWAL, SALAH SATUNYA PERNIKAHAN NABI

Gambar
  Banyak peristiwa penting bersejarah di bulan Syawal. Salah satu bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam adalah bulan Syawal. Selain sebagai bulan perayaan hari kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa Ramadhan, yakni Hari Raya Idul Fitri, juga banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada bulan ini.   Peristiwa penting bersejarah pada bulan Syawal kebanyakan memang adalah tentang peperangan. Pada masa itu, peperangan adalah fase yang terpaksa harus ditempuh karena adanya pihak-pihak yang menghalangi dakwah Rasulullah saw.    Pada bulan Syawal ini juga, dilangsungkan pernikahan Rasulullah dengan Sayyidah Aisyah ra dan Sayyidah Ummu Salamah ra. Atas dasar itu juga, di masyarakat kita, bulan Syawal diidentikkan dengan bulan pernikahan.    Berikut 6 peristiwa penting di bulan Syawal yang pernah terjadi dalam sejarah Islam.    1.Perang Uhud   Perang ini terjadi pada tahun ketiga di bulan Syawal setelah hijrahnya Nabi ke M...

KEUTAMAAN PUASA SYAWAL: SETARA PUASA SATU TAHUN HINGGA SEMPURNAKAN PUASA RAMADHAN

Gambar
  Puasa Ramadhan telah berakhir, suatu ibadah yang dipenuhi dengan berkah dan pahala bagi mereka yang menjalankannya. Agar ibadah puasa Ramadhan menjadi lebih sempurna, umat Muslim dianjurkan untuk melanjutkan dengan berpuasa sunnah di bulan Syawal. Meskipun merupakan puasa sunnah, pahalanya setara dengan berpuasa satu tahun, sesuai dengan hadits Nabi yang sangat terkenal di kalangan umat Muslim. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:    مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ "Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).    Imam Ibnu Rajab al-Hanbali menyebutkan lima keutamaan yang dapat kita peroleh dari melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal.   1. Penyempurna puasa Ramadhan.     Untuk menyempurnakan shalat fardhu, kita dianjurkan melaksanakan shalat sunnah rawatib, yai...

MAKNA PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWAL SEPERTI PUASA SETAHUN

Gambar
Sebagaimana kita ketahui, puasa enam hari di bulan Syawal pahalanya sama dengan berpuasa selama satu tahun. Banyak umat Muslim yang menjalankan puasa ini, mulai dari tanggal 2 Syawal, hingga selesai.   Meski tidak berurutan, puasa Syawal 6 hari dapat dilaksanakan sepanjang bulan Syawal. Apalagi dalam suasana Idul Fitri ini umat Muslim biasanya masih banyak yang bersilaturahim ke tempat kerabat. Adapun keutamaan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini sama dengan puasa selama satu tahun. Hal itu sebagai mana hadist Nabi berikut:   مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعُهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ Artinya: Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun (HR Muslim). hadits tersebut dapat dipahami secara utuh dengan menggabungkan riwayat lain. Disebutkan dalam hadits riwayat al-Nasa’i bahwa pahala berpuasa Ramadhan sebanding dengan berpuasa selama sepuluh bulan, dengan perhitu...

Radio Online

Radio Dakwatul Musthofa Lumajang | Radioonline.co.id